CIANJUR – Aliran sungai di Kampung Pos RT01/01 Desa Cijedil Kecamatan Cugenang sempat tertimbun material tanah longsor dari tebing penahan tanah sejak sepekan lalu. Pemerintah desa dan asyarakat setempat pun bergotong royong membersihkan materialnya, Rabu, 5 November 2025.
Kepala Desa Cijedil, Pudin, mengatakan pembersihan material berupa tanah dan pohon bambu di aliran sungai perlu dilakukan. Pasalnya, aliran sungai tersebut merupakan pasokan air bagi areal pertanian dan peternakan di tiga kampung.
“Hari ini kami bergotong royong membereskan sisa-sisa longsor yang menutupi saluran air di Kampung Pos yang mengairi ke Kampung Cugenang, Cijedil, dan Banjarpindang di lahan pertanian dan peternakan ikan seluas 50 hektare lebih,” kata Pudin, Rabu, 5 November 2025.
Sungai memiliki panjang 15 meter dan ketinggian tebing penahan setinggi 4 meter. Setelah seharian bergotong royong, sungai pun dapat kembali bersih dan dipastikan pengairan untuk akses masyarakat kembali lancar.
Pudin berterimakasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi membersihkan aliran sungai.
“Kerja bakti melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, ketua RT, RW, masyarakat, dan lainnya. Kami bekerja sama dan alhmdulillah bisa selesai,” pungkasnya. (bay)































































