CIANJUR – Angin puting beliung tak hanya terjadi di Kecamatan Cilaku, Senin, 29 September 2025. Tiga desa di Kecamatan Warungkondang, juga turut menjadi korban sapuan angin kencang tersebut.
Di Desa Bunisari, Bunikasih, dan Ciwalen terdapat 25 rumah dan 2 musala yang terdampak. Bangunannya dalam kondisi rusak.
Berdasarkan informasi, angin puting beliung di Kecamatan Warungkondang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB atau bertepatan dengan kejadian di Kecamatan Cilaku. Kejadiannya diawali dengan kondisi langit yang gelap dan suara gemuruh.
Warga yang panik lantas segera menyelamatkan diri.
Anggota Tagana Kabupaten Cianjur Uden mengatakan, kerusakan rumah terbanyak akibat angin puting beliung berada di Desa Bunisari. Akibat bencana tersebut, sebanyak 109 warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
“Ada 18 rumah dan 2 musala terdampak di Desa Bunisari, lalu 6 rumah di Bunikasih, dan 3 rumah di Ciwalen,” kata Uden, Senin, 29 September 2025.
Kepala Desa Bunisari, Dedi Juhaeri, mengatakan, kerusakan rata-rata berada pada bagian atap. “Ambruk sih tidak, hanya gentengnya beterbangan,” kata Dedi.
Dedi mencatat ada 85 warga terdampak angin puting beliung. Mereka mengungsi sementara di rumah-rumah tak jauh dari Desa Bunisari.
“Warga mengungsi ke rumah tetangganya dan sodaranya,” pungkasnya. (bay)





































































