CIANJUR – Mantan siswi di salah satu SMP swasta ternama di Cianjur diduga jadi korban bullying atau perundungan. Tak terima atas perlakuan tersebut, orangtua korban lantas memilih melapor ke pihak kepolisian.
Orangtua korban menjelaskan, perundungan yang dialami anaknya dipicu salah seorang teman kelas yang diduga menghasut rekan-rekannya untuk menjauhi korban. Perlakuan rekan-rekannya membuat psikologis korban terganggu secara mental.
“Di kelasnya, anak saya dikucilkan. Satu kelas membenci tanpa alasan. Ini bukan drama sinetron, ini nyata dan menyakitkan,” kata orangtua korban, Kamis, 15 Januari 2026.
Orangtua korban pun melaporkan perbuatan mantan rekan-rekan anaknya ke Polres Cianjur. Tujuannya untuk memberikan efek jera karena perbuatan mereka telah mengganggu mental anaknya sekaligus mencegah agar tak dialami siswa lain.
“Kasus ini jangan dibiarkan. Harus dilaporkan. Anak saya jangan jadi korban, sedangkan pelaku seperti tak bersalah,” pungkasnya.
Wartawan Logikanews.co mencoba mengonfirmasi adanya dugaan aksi perundungan salah satu alumni ke kepala sekolah melalui pesan singkat serta sambungan telepon. Namun sampai berita ini ditayangkan, belum ada balasan. (bay)






































































