CIANJUR – Viral di media sosial rekaman video seorang warga yang sakit harus ditandu di Kampung Bojonghuni Desa Sukakerta Kecamatan Cilaku. Kondisi itu lantaran sulitnya akses bagi kendaraan roda empat.
Pada rekaman video itu terlihat warga menandu warga yang sakit hingga ratusan meter di sebuah gang sempit.
Nura (28), warga setempat, mengatakan kejadian itu kerap dialami warga di kampungnya. Pasalnya, akses jalan yang sempit menyulitkan kendaraan melintasinya.
Apalagi kalau malam, wilayah itu gelap gulita karena minim penerangan.
“Ada warga yang sakit terpaksa harus ditandu karena mobil tidak bisa masuk. Malahan kalau malam tanpa ada penerangan,” kata Nura, Selasa 2 September 2025.
Warga setempat sempat diinformasinkan akan dibangun jembatan baru. Tetapi hingga kini belum terealisasikan.
“Dulu sempat ada rencana untuk membangun jembatan baru, tapi tidak ada upaya sampai detik ini,” ujarnya.
Kepala Desa Sukakerta Rudi Hadiansyah mengaku, kesulitan warga Kampung Bojonghuni lantaran akses jalan yang tidak dapat dilalui roda empat. Pemerintah desa setempat pun sempat mengupayakan pembangunan jembatan baru.
Sayang, upayanya terkendala beberapa hal, salah satunya anggaran.
“Jadi letak geografisnya di antara dua sungai sehingga sulit dibangun akses jalan baru. Kemudian kendalanya pembebasan lahan sulit karena banyak lahan pribadi. Di sisi lain membangun jembatan butuh anggaran besar, tidak cukup pakai dana desa,” kata Rudi. (bay)































































