CIANJUR – Wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Cianjur terus bertambah. Saat ini wilayah yang terdata terjadi bencana berada di 15 kecamatan.
Wilayahnya meliputi Kecamatan Agrabinta, Campaka, Campakamulya, Cibeber, Cibinong, Cijati, Kadupandak, Leles, Naringgul, Pagelaran, Pasirkuda, Sindangbarang, Sukanagara, Takokak, dan Tanggeung. Di wilayah ini terjadi tanah longsor, pergerakan tanah, dan banjir bandang.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmanawijaya mengatakan, akibat berbagai bencana, ratusan rumah kondisinya rusak. “Ada 185 rumah yang rusak, 381 rumah yang terendam, dan 75 rumah yang terancam,” kata Asep, Jumat, 6 Desember 2024.
Selain itu, 1.375 jiwa terdampak akibat bencana. Sebagian di antara mereka menempati pengungsian.
“Ada juga yang sudah menempati rumahnya. Warga yang terdampak banjir, saat ini air di beberapa titik sudah mulai surut,” ujarnya.
Asep menambahkan, bencana hidrometeorologi juga menyebabkan berbagai infrastruktur rusak. Misalnya jalan dan irigasi.
“Infrastruktur jalan yang terdata rusak asa di 31 titik serta 2 irigasi,” pungkasnya. (bay)
































































