CIANJUR– Kabupaten Cianjur masih memiliki masalah keberadaan dokter spesialis yang terbilang minim di empat RSUD.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur Yusman Faisal mengatakan, masih kekurangan 15 dokter spesialis, padahal pemerintah sudah mengupayakan pemenuhan dengan membuka lowongan sejak tahun 2024.
“Betul, saat ini masih kekurangan 15 dokter spesialis di empat RSUD yang dimiliki Kabupaten Cianjur,” kata Yusman, Minggu, 6 Juli 2025.
Dinkes Cianjur mendorong, RSUD segera merekrut dokter spesialis sesuai dengan kebutuhan.
“Kami meminta RSUD berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk merekrut langsung dokter spesialis,” ujarnya.
Yusman berharap, di tahun 2025, permasalahan kekurangan dokter spesialis dapat teratasi untuk pelayanan lebih maksimal.
“Harapannya kebutuhan dokter spesialis dapat terpenuhi di tahun 2025,” pungkasnya. (bay)































































