CIANJUR– Pemkab Cianjur mendukung penuh tradisi Tasyakur Nelayan ke-58 yang digelar beberapa waktu lalu.
Tradisi itu dimulai dengan upacara adat untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan rezeki, keselamatan, dan hasil laut yang melimpah.
Kemudian dilakukanlah penghanyutan sesaji ke tengah laut sebagai simbol persembahan kepada alam dan penghormatan kepada leluhur.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur
Ayi Reza Addairobi mengatakan, Pemkab Cianjur mendukung pelaksanaan tradisi tersebut karena menciptakan kebersamaan antar masyarakat
“Dengan adanya acara tersebut memperkuat solidaritas antar nelayan untuk menciptakan kehidupan masyarakat pesisir yang lebih harmonis,” kata Ayi Reza, Selasa 5 Agustus 2025.
Selain itu, tradisi Tasyakur Nelayan juga merupakan simbol menjaga ekosistem laut.
“Menjaga laut sebagai investasi masa depan dengan mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan,” pungkasnya. (bay)































































