CIANJUR – Seorang oknum aparat penegak hukum (APH) disebut-sebut turut terlibat pada dugaan manipulasi administrasi ratusan hektare lahan di Desa Sinarlaut Kecamatan Agrabinta. Oknum tersebut berperan memuluskan dugaan manipulasi tersebut.
Warga di wilayah itu menyebut ada dua pelaku yang turut terlibat. Mereka berinisial S dan satu lagi berinisial E yang tak lain merupakan oknum APH.
“Mereka diduga jaringan mafia tanah. E merupakan anggota polisi yang bertugas di salah satu polsek,” kata sumber yang minta identitasnya dirahasiakan, Kamis 23 April 2026.
S berperan sebagai penyedia lahan di Desa Sinarlaut. Saat ini S sudah dilaporkan ke Polres Cianjur.
“Dia sekarang dilaporkan ke Polres Cianjur,” pungkasnya. (bay)
































































