CIANJUR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bakal melibatkan masyarakat Kabupaten Cianjur pada program reboisasi atau penanaman kembali hutan gundul. Di beberapa daerah, program tersebut sudah berjala
Informasinya, masyarakat yang dilibatkan akan diberi upah sebesar Rp50 ribu per orang. Anggarannya bersumber dari APBD Pemprov Jaba
Gubernur mengatakan, program tersebut bertujuan mengembalikan tata ruang yang seharusnya menjadi hutan atau lahan yang ditanami pohon-pohon keras. Selama ini, lahan-lahan tersebut dijadikan kebun sayuran
“Saya fokus ke Cianjur dan Bogor untuk mengembalikan tata ruang. Setelah itu mendorong sejumlah anggaran pada perubahan nanti. Jadi, masyarakat menanam pohon di daerah tebing. Satu orang satu hektare sampai dua hektare,” kata Kang Dedi Mulyadi (KDM), sapaan akrab Dedi Mulyadi, Kamis, 7 Mei 202
KDM menilai, program reboisasi cocok untuk Kabupaten Cianjur. Pasalnya, beberapa kejadian bencana belum lama ini seperti banjir disebabkan rusaknya ala
“Ini karena tidak selarasnya manusia dengan alam. Kita paham, misalnya Cianjur, banyak hal aneh tidak logis terjadi. Misalnya banjir di puncak yang biasanya terjadi di dataran rendah,” paparny
Secara birokrasi, Pemprov Jabar telah melakukan pertemuan dengan Dirjen Tata Ruang dan Kementerian ATR/BPN. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan bahwa Pemkab dan Pemkot harus selaras pada program tersebu
“Kabupaten dan kota harus mengikuti. Ini sudah berjalan di Taman Nasional Gunung Gede Ciremai dan beberapa wilayah di kaki gunung di Bandung. Memudian warga Takokak juga datang ke saya berjuang untuk mata airnya,” pungkasnya. (bay)



































































