CIANJUR – Motif kasus dugaan bullying (perundungan) dan kekerasan yang dialami AD (12) siswi baru di SMPN 1 Sindangbarang mulai terungkap. Ternyata diduga akibat faktor cemburu ketika korban mengikuti fashion show pada masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).
AD mengaku kepada orangtuanya bahwa motif pelaku yang juga merupakan siswi seangkatan itu menyimpan dendam terhadapnya. Dan dendam ini diduga didasari rasa cemburu berlebihan.
Kala itu, AD tengah mengikuti fashion show pada MPLS dan berpasangan dengan seorang pria (siswa). Usai pentas seni itu, pelaku lantas selalu mendatangi AD dan pelaku mengaku dendam.
Puncak amarahnya, pelaku sampai melakukan dugaan pemukulan kepada AD. Hal tersebut dikatakan orangtua AD, EH (40) saat diwawancarai melalui telepon seluler.
“Jadi anak saya awalnya didatangi, terus si pelaku bilang dendam. Lalu melakukan pemukulan sebanyak 5 kali hingga anak saya terdorong kemudian jatuh,” kata EH, Sabtu, (20/7/2024).
Penyebab, pelaku tega melakukan hal tersebut baru diketahui setelah salah satu temannya memberikan keterangan bahwa dia cemburu kepada AD karena berpasangan dengan siswa yang disukai oleh pelaku di acara fashion show.
“Saat ditanyakan ke temannya, bahwa pelaku cemburu lihat siswa laki-laki yang mentas di fashion show sama Neng. Padahal kan hanya sekedar mentas saja,” ujarnya
EH menambahkan, AD saat ini tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Sukabumi untuk menyembuhkan psikolognya lantaran trauma dan juga mendapatkan penanganan secara medis.
“Saat ini dirawat di rumah sakit di Sukabumi. Belum bisa bersekolah,” pungkasnya. (bay)

































































