CIANJUR – Polda Jawa Barat melaksanakan konservasi di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Di lokasi akan dilaksanakan penaburan benih tanaman endemik seperti saninten dan rotan.
Pada momen itu dilakukan juga pelepasliaran Burung Elang Ular Bido (Spilornis Cheela), penanaman tanaman produktif, dan penanaman bunga edelweiss di kawasan pegunungan.
Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, mengatakan aksi bertajuk ‘Satu Langkah untuk Alam, Seribu Manfaat untuk Negeri’ ini digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026, dan Minggu, 10 Mei 2026. Kegiatan dipimpin langsung Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudi Setiawan.
“Aksi pelestarian lingkungan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango ini sebagai bentuk kepedulian terhadap ekosistem pegunungan dan keanekaragaman hayati,” kata Kapolres, Jumat, 8 Mei 2026.
Anggota kepolisian nantinya menggunakan metode shooting seeds untuk menjangkau area lereng curam yang sulit diakses saat penebaran benih.
Selain itu, kepolisian juga membangun fasilitas pendukung bagi pendaki berupa shelter, pos teduh, dan sarana sanitasi di jalur pendakian Gunung Gede Pangrango.
“Karena menjaga kelestarian alam menjadi tanggung jawab bersama demi keberlangsungan ekosistem untuk generasi mendatang,” pungkasnya. (bay)



































































