CIANJUR – Warga Kampung Pasir Kalapa Desa Peteuycondong Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur gempar. Mereka mendapati Nurhasanah (52), warga setempat, meninggal dunia dengan kondisi jasadnya sudah membusuk, Minggu, 11 Agustus 2024.
Berdasarkan informasi, terungkapnya penemuan mayat perempuan paruh baya itu berawal dari kecurigaan warga setempat yang mencium bau bangkai di kediaman yang ditempati Nurhasanah. Warga tidak berani mendekati kediaman Nurhasanah yang selama ini diketahui hidup sebatang kara.
Kecurigaan itu kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian setempat. Mendapati informasi itu, anggota Polsek Cibeber mendatangi lokasi dibarengi Tim Inafis Polres Cianjur.
“Awalnya ada laporan masyarakat yang curiga dengan bau busuk dari rumah itu. Kami bersama anggota Inafis Polres Cianjur lalu mengecek ke lokasi. Di dalam rumah kami menemukan mayat perempuan dalam kondisi sudah membusuk,” kata Kapolsek Cibeber AKP Tio, Minggu, 11 Agustus 2024.
Tio memperkirakan mayat sudah berada di dalam rumah sekitar 3 hari. Pasalnya,
berdasarkan keterangan saksi warga setempat, Nurhasanah terakhir kali terlihat pada Jumat, 9 Agustus 2024.
Setelah itu, warga tak melihat lagi aktivitas Nurhasanah. Tio menduga, penyebab Nurhasanah meninggal dunia karena sakit.
Sebab, di dalam rumah, polisi mendapati banyak obat yang kemungkinan dikonsumsi Nurhasanah.
“Tapi penyebab pastinya akan kita dalami. Apakah memang karena sakit atau ada penyebab lain. Hasil pemeriksaan sementara tak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya,” terang Tio.
Dari keterangan warga, semasa hidup Nurhasanah hidup sebatang kara. Suaminya terlebih dulu meninggal dunia.
Hasil pernikahan, pasangan suami istri itu tak memiliki anak. “Tapi di lingkungan rumahnya mempunyai saudara,” pungkasnya. (bay)




























































