CIANJUR– Perumdam Tirta Mukti Cianjur menyatakan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi berpotensi menjadi kendala dalam hal pendistribusian air bersih.
Dirut Perumdam Tirta Mukti Cianjur Syamsul Hadi menjelaskan, hingga kini armada tangki yang dimiliki salah satu BUMD itu menggunakan BBM nonsubsidi.
Kendaraan-kendaraan itu digunakan untuk mendistribusikan air kepada pelanggan dan warga terdampak kekeringan sehingga akan sangat berdampak.
“Tentunya menjadi kendala dalam hal pendistribusian air, karena kendaraan kami memakai BBM non subsidi,” kata Syamsul, Sabtu 27 Juni 2026.
Syamsul pun segera mengupayakan agar Perumdam Tirta Mukti Cianjur dapat memakai BBM subsidi berkoordinasi dengan pihak terkait.
“Berharap pemerintah dan Pertamina bisa mengeluarkan kebijakan agar truk tangki Tirta Mukti Cianjur bisa memakai BBM Subsidi,” pungkasnya. (bay)































































