CIANJUR– Kasus penyakit TBC (Tuberkulosis) di Cianjur tercatat tinggi, bahkan menyebabkan puluhan penderitanya meninggal dunia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Cianjur Javed Mataputung mengatakan, dalam kurun waktu 7 bulan terdapat 5.763 kasus TBC.
“Selama periode Januari hingga Juni 2026 terdapat 5.763 kasus TBC, sebanyak 25 orang meninggal dunia,” kata Javed, Rabu 8 Juli 2026.
Javed menyebut, penyebaran kasus TBC hampir merata di setiap wilayah di Kabupaten Cianjur.
“Penyebaran TBC hampir merata ditemukan di 32 kecamatan yang ada di Cianjur mulai dari utara hingga selatan karena penyebaran bakterinya dapat melalui udara,” ujarnya.
Dia mengimbau, masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan segera memeriksaan ke pusat pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala mirip penyakit TBC.
“Kami meminta masyarakat rutin melakukan cek kesehatan ke puskesmas atau klinik terdekat, guna memastikan kondisi kesehatannya, ketika terpapar segera berobat rutin ke puskesmas dan tidak dipungut biaya,” pungkasnya. (bay)






























































