CIANJUR – Tiga kecamatan di Kabupaten Cianjur diterjang banjir, Sabtu malam, 26 April 2025. Setidaknya ada 15 desa yang terdampak bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan tersebut dengan intensitas waktu yang cukup lama.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Kusmanawijaya, menyebutkan data sementara yang diperoleh di lapangan, ada 97 jiwa yang terdampak banjir. Mereka tersebar di Kecamatan Karangtengah, Cianjur, dan Sukaluyu.
“Warga yang terdampak paling banyak berada di Kecamatan Karangtengah. Mereka berada di 13 desa,” kata Asep, Minggu, 27 April 2025.
Asep memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka pada kejadian itu. Masyarakat pun dipastikan sudah kembali menempati rumahnya karena banjir sudah surut sejak Sabtu malam.
“Sudah banyak masyarakat yang kembali ke rumahnya,” tuturnya.
Asep menilai, ada beberapa faktor yang menyebabkan banjir. Selain curah hujan yang sangat lebat, juga terjadi penyempitan di aliran sungai dan selokan karena di atasnya berubah fungsi menjadi bangunan.
“Ditambah banyaknya sampah yang terbawa banjir,” tegasnya.
Asep mengimbau masyarakat untuk membongkar atau memindahkan bangunan karena memicu terjadinya banjir. Selain itu, Pemkab Cianjur juga meminta kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.
“Musim hujan diperkirakan masih berlanjut. Masyarakat diharapkan waspada. Jangan membuang sampah sembarangan dan segera memindahkan bangunan yang mempersempit Daerah Aliran Sungai (DAS),” pungkasnya. (bay)




































































