CIANJUR– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur terus menyosialisasikan program KB.
Salah satunya meluruskan informasi dampak negatif penggunaan pil KB terhadap kesehatan.
Kepala DPPKBP3A Nurdiyanti mengakui, beredarnya informasi mengenai dampak buruk penggunaan pil KB terhadap kesehatan masyarakat
“Masih banyak mitos yang beredar tentang pil KB, mulai dianggap menyebabkan jerawat hingga berdampak pada kesehatan,” kata Nurdiyanti, Kamis 7 Mei 2026.
Dia menepis penggunaan pil KB yang berdampak buruk terhadap kesehatan.
“Padahal tidak semua informasi yang kita dengar itu benar. Pil KB merupakan metode kontrasepsi aman jika digunakan sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan,” ujarnya.
Nurdiyati pun mengajak, masyarakat ikut KB sebagai program pemerintah yang dirancang untuk menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk.
“Yuk, ikut KB sebagai langkah bijak menuju keluarga yang lebih sehat dan terencana,” pungkasnya. (bay)




































































