CIANJUR – Jebolnya bendungan irigasi di Desa Sukasirna Kecamatan Campakamulya akibat tertimbun tanah longsor belum kunjung diperbaiki. Para petani pun mengalami kesulitan mengakses pasokan air.
Kondisinya diperparah kemarau berkepanjangan. Akibatnya, mereka mengalami kerugian karena gagal panen.
“Iya betul, bendungan irigasi Desa Sukasirna ini mengalami kerusakan akibat tertimbun tanah longsor sehingga jebol sejak enam bulan lalu,” kata Penjabat Kepala Desa Sukasirna, Hadudin Supriadi,
Senin, 26 Oktober 2026.
Hadudin mengaku, pemerintah Desa Sukasirna telah melaporkan kondisi bendungan irigasi saat ini kepada Pemkab Cianjur dan telah ditindaklanjuti Pemprov Jabar.
“Pak Bupati dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah tahu informasinya. Dinas PUPR Jabar juga sudah turun ke lokasi,” ujarnya.
Terkait kabar masyarakat yang urunan untuk membangun bendungan irigasi, Hadudin mengapresiasi. Namun dia menepis anggapan pemerintah membiarkan kerusakan bendungan irigasi tersebut.
“Kalau masyarakat urunan mau bangun ya silakan. Yang jelas belum dibangun itu karena butuh perencanaan dan sudah dijadwalkan tahun 2027,” pungkasnya. (bay)
























































