CIANJUR– Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur rutin melakukan upaya pendeteksiaan terhadap penderita HIV/AIDS Cianjur.
Upaya tersebut guna menekan angka penularan HIV/AIDS di Kota Tatar Santri. Tercatat, kasus HIV di Cianjur sejak 2001 hingga 2025 sebanyak 2.457 kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, Javed Sumawe Matapung mengatakan, setiap tahunnya Dinkes Cianjur secara rutin terus melakukan screening terhadap para kelompok rentan.
“Kami lakukan screening untuk mendeteksi populasi HIV/AIDS yang kemungkinan terus bertambah kasusnya,” kata Javer, Sabtu 6 Desember 2025.
Dengan upaya tersebut, para penderita HIV/AIDS akan tertangani dengan baik.
“Otomatis akan semakin banyak orang yang terinfeksi itu diketahui dan akhirnya bisa kita untuk lakukan pengobatan,” tutup dia. (bay)






































































