CIANJUR – Keberadaan lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Cianjur diharapkan bisa meminimalkan angka putus sekolah. Pasalnya, PKBM merupakan lembaga pendidikan kesetaraan untuk mewadahi masyarakat yang tidak bisa melanjutkan pendidikan.
Salah satunya PKBM Paku Bumi di Desa Cintaasih Kecamatan Gekbrong. Lembaga itu memiliki misi membantu pemerintah daerah meminimalkan angka tidak sekolah.
Pendiri sekaligus Kepala Sekolah PKBM Paku Bumi Fajar Adi Muttaqin mengatakan, kesadaran untuk meningkatkan kualitas dan mutu masyarakat menengah ke bawah di Kabupaten Cianjur, khususnya di Kecamatan Gekbrong masih sangat rendah. Melihat fenomena itu, maka didirikan PKBM Paku Bumi.
“Terbukti masih kurangnya masyarakat Kabupaten Cianjur yang mengikuti program Wajardiknas dan masih minimnya lembaga pendidikan yang menaungi hal tersebut,” ujar Adi, Senin, 9 September 2024.
Kegiatan pembelajaran di PKBM Paku Bumi tidak dipungut biaya alias gratis. Selain itu, PKBM Paku Bumi memiliki keunggulan mata pelajaran berkaitan dengan skill wirausaha dan perkantoran.
“Pembelajaran sekolah jadwalnya setiap hari Senin hingga Jumat. Bagi siswa-siswi yang produktif atau untuk pemuda-pemudi yang memiliki pekerjaan bisa menyesuaikan jadwal. Adapun kompetensi life skill berupa desain grafis, aplikasi perkantoran, digital marketing, dan lainnya,” pungkasnya. (bay)

































































