CIANJUR – Kerja sama program pertukaran pelajar SMP di Kabupaten Cianjur dengan pelajar dari Kota Yachimata, Jepang, terjalin dengan baik. Belum lama ini, jajaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur melakukan kunjungan ke dua SMP yang ada di Kota Yachimata.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin, mengatakan kunjungan berlangsung selama empat hari. Helmi mengaku di Kota Yachimata disambut baik wali kota setempat.
Di sana, kata Helmi, jajaran Disdikpora diajak mengunjungi dua SMP. Di dua sekolah itu diperlihatkan secara langsung aktivitas pembelajaran siswa dan guru.
Diawali dari mulai masuk sekolah hingga jadwal pulang. “Karena siswa sudah diberangkatkan ke sana, jadi mereka sudah mengetahui seluk-beluk di Jepang,” kata Helmi, Rabu, 30 Oktober 2024.
Kali ini giliran Disdikpora yang diundang ke Jepang. Helmi mengaku, jajaran Disdikpora yang berangkat ke Jepang terdiri dari sekretaris, kabid SMP, kasi kesiswaan, serta empat orang kepala sekolah.
“Empat orang kepala sekolah yang ikut yakni dari SMPN 1 Cianjur, SMPN 2 Cianjur, SMPN 1 Cipanas, dan salah satu sekolah boarding school. Keempat sekolah ini sudah bekerja sama dalam program pertukaran pelajar,” jelas Helmi.
Helmi mencatat berbagai kebiasaan pembelajaran yang diterapkan di Jepang. Selain soal kedisplinan, juga fasilitas yang ada di setiap SMP.
Pemerintah kota setempat memberlakukan keberagaman fasilitas di semua sekolah. Sehingga tidak ada yang namanya sekolah favorit.
“Di sana jumlah muridnya banyak. Bisa mencapai 500 siswa di sekolah pertama yang kami kunjungi dan 200 siswa yang sekolah yang kedua yang kami kunjungi.
Di sana tak ada sekolah favorit. Semua sekolah sama. Misalnya sekolah satu punya lapangan, sekolah lain pun punya dengan ukuran yang sama beserta fasilitas lainnya,” ujarnya.
Helmi berharap program pertukaran pelajar bisa terus berlanjut dengan pemerintah Kota Yachimata.
“Insya Allah program pertukaran akan dilanjutkan. Bahkan bisa ditingkatkan pertukarannya, tidak hanya siswa, tapi juga guru-gurunya,” pungkasnya. (bay)

































































