CIANJUR – Bantuan pangan (Bapang) berupa beras dan minyak goreng di Cianjur belum sepenuhnya tersalurkan ke keluarga penerima manfaat. Dari 32 kecamatan di Cianjur, pendistribusian baru dilakukan ke 12 kecamatan.
Pimpinan Perum Bulog Cabang Cianjur, Sri Wahyuni, menjelaskan belum terdistribusikannya bapang akibat keterlambatan pasokan kemasan plastik yang merupakan dampak konflik di Timur Tengah.
“Adanya keterlambatan kemasan plastik karena biji plastiknya itu saat ini mahal dan langka. Ini imbas dari pemasalahan di selat Hormuz,” kata Sri, Selasa, 26 Mei 2026.
Akibat kondisi itu, proses pengemasan pun cukup menyita waktu. “Kami harus mengemas ulang dari kemasan 50 kilogram ke 10 kilogram. Kemudian kita sinkronkan jumlahnya dengan minyak goreng,” ujarnya
Perum Bulog Cianjur memasang target kurang dari satu bulan sudah dapat terdistribusikan. “Kami menargetkan di minggu pertama pada Juni sudah selesai,” paparnya.
Sri mengimbau masyarakat tetap tenang. Sebab, Bulog memastikan bantuan segera terdistribusikan.
“Saya minta masyarakat Cianjur bersabar. Masyarakat pasti akan mendapatkan haknya sesuai dengan pagu yang sudah ditetapkan” pungkasnya. (bay)





































































