CIANJUR – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur bakal memaksimalkan aset sarana olahraga untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Setidaknya ada 4 lokasi sarana olahraga yang dikelola Disdikpora.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kabupaten Cianjur, Dera Firman Fachruzi, mengatakan saat ini terdapat 4 sarana olahraga yang tersebar di beberapa titik.
“Selain Stadion Badak Putih, kami juga mengelola GGM, kemudian lapang tenis Wiralaga, serta lapang tenis meja di Gedung Wismakarya,” kata Dera, Selasa, 19 Agustus 2025.
Tahun lalu, penerimaan dari retribusi keempat lokasi sarana olahraga itu mencapai ratusan juta rupiah. Pendapatannya sesuai target yang mencapai 100 persen.
“Tahun lalu kami ditargetkan bisa mendapatkan penerimaan dari retribusi sarana olahraga sebesar Rp150 juta. Alhamdulillah tercapai,” tuturnya.
Tahun ini Dera pun optimistis target PAD dari penerimaan sarana olahraga bisa tercapaoi 100 persen.
“Insya Allah, tahun ini kami upayakan bisa mencapai target penerimaan sebesar 100 persen dari penyewaan aset sarana olahraga,” ujarnya.
Namun Dera tak memungkiri, kendala di lapangan untuk mengejar target tersebut pasti ada. Biasanya, kendala terjadi pada momem tertentu, sehingga target penerimaan retribusi kurang maksimal.
“Misalnya saat Puasa dan Lebaran. Jadi, dari setahun ini mungkin hanya 10 bulan yang bisa efektif menggenjot penerimaan untuk PAD,” pungkasnya. (bay)






































































