CIANJUR – Masyarakat tergabung pada ‘Forum Ramasari Bersatu untuk Perubahan’ berunjuk rasa ke kantor Desa Ramasari Kecamatan Haurwangi, Senin, 5 Januari 2026. Mereka mengkonfrontasi berbagai dugaan penyelewengan anggaran serta dugaan sikap indisipliner kepala desa setempat.
Koordinator aksi, Encep Sumirat, menegaskan masyarakat mendesak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Inspektorat melakukan audit menyeluruh atas berbagai masalah yang dilakukan kepala desa sehingga merugikan masyarakat.
“Kepala Desa Ramasari terbukti tidak masuk kantor selama empat bulan. Kepala desa juga diduga menyalahgunakan anggaran, salah satunya insentif ketua RT/RW tidak dibayarkan selama enam bulan,” tegas Encep.
Apabila tuntutan masyarakat tidak diindahkan, Encep mengancam akan melakukan aksi lanjutan.
“Jika tidak ada tindak lanjut dalam tiga hari ke depan, kami akan kembali berunjuk rasa,” pungkasnya.
Camat Haurwangi Yadi Supriadi mengaku, akan berupaya memfasilitasi tuntutan masyarakat.
“Kami akan kirim surat resmi kepada Bupati melalui Inspektorat, DPMD, dan Bagian Hukum untuk segera dilakukan audit,” kata Yadi. (bay)






































































