CIANJUR – Situs megalitikum Gunung Padang di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan Desa Karyamukti Kecamatan Campaka belum banyak dikunjungi wisatawan pada libur Idulfitri 1446 Hijriah. Angka kunjungan ke
situs prasejarah yang diperkirakan berusia 10.000-25.000 SM itu masih cukup normal.
Pengelola Desa Wisata Gunung Padang Zenal Aripin mengaku, kunjungan wisatawan baik lokal ke Gunung Padang belum mengalami peningkatan. Begitupun dengan kunjungan wisatawan asing yang tercatat mengalami penurunan.
“Kunjungan ke Gunung Padang masih normal seperti biasa. Rata-rata sekitar 300 orang per hari. Sama halnya dengan wisatawan asing yang kunjungannya cenderung menurun,” kata Zenal, Rabu, 2 April 2025.
Zenal memprediksi lonjakan wisatawan ke Gunung Padang akan terjadi mendekati berakhirnya libur Idulfitri atau akhir pekan ini. Dia pun mengajak wisatawan agar berkunjung ke Gunung Padang yang terkenal dengan sejarah peradaban Indonesia.
“Jangan mengaku orang Indonesia kalau belum pernah ke Gunung Padang, karena merupakan peninggalan prasejarah,” pungkasnya. (bay)































































