CIANJUR – Sebanyak 300 orang berunjuk rasa damai di Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta, Kamis, 13 November 2025. Massa dari Kabupaten Cianjur yang tergabung pada Perjuangan Masyarakat Adat Peduli Indonesia (Pamali) itu menyuarakan implementasi supremasi hukum, terutama di Cianjur.
Koordinator aksi, Ari Bule, mengatakan tujuan aksi tersebut merupakan puncak dari keresahan masyarakat terhadap lemahnya penegakan hukum.
“Sehubungan dengan meningkatnya keresahan masyarakat penegakan hukum serta maraknya praktek pelanggaran yang merugikan negara,” kata Ari Bule.
Ari mendorong Kejagung RI membuka kembali kasus-kasus besar merugikan negara di Indonesia, terutama di Cianjur.
“Kami mendukung dan mendesak Kejagung RI membuka kasus-kasus besar di Indonesia, menangkap, dan memproses secara yuridis para pelaku yang terlibat tanpa pandang bulu,” ujarnya.
Massa percaya Kejagung RI dapat menjalankan amanat masyarakat untuk kepentingan bersama.
“Kami percaya langkah tegas Kejagung RI menjadi tonggak penting dalam mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap hukum, memberantas korupsi, dan menghentikan praktek-praktek kotor yang merusak negeri ini,” pungkasnya. (bay)





























































