LOGIKANEWS.CO, Cianjur– Aksi oknum ormas melakukan dugaan pemukulan terhadap sopir terjadi di kantor Sinarmas Multifinance Cabang Cianjur di Jalan Dr. Muwardi, Kecamatan Cianjur, Selasa, (21/11/2023), sekitar pukul 16:15 WIB.
Kejadian main hakim sendiri itu terekam kamera pengawas CCTV. Tampak dalam video berdurasi 27 detik itu salah satu oknum ormas yang menggenakan baju hitam lengan panjang dan celana jeans berwarna biru mendatangi sopir yang mengendarai mobil abu-abu yang baru saja memarkirkan mobil tersebut.
Pria tersebut kemudian terlihat marah dan memaki, lalu melakukan dugaan pemukulan kepada sopir tersebut. Setelah itu datang pria yang diduga teman oknum ormas tersebut datang dan membawanya pergi setelah terlibat cekcok dengan sopir itu.
Perlahan dua pria oknum ormas itu kemudian pergi meninggalkan sang sopir yang terlihat menyentuh bagian wajah yang diduga terkena bogem mentah.
Menurut informasi yang dihimpun Logika News maksud dan tujuan beberapa oknum ormas itu datang untuk menkonfirmasi terkait penarikan batal tarik kendaraan.
Kepala Cabang (Kacab) PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cianjur Kiki Pujatnika mengatakan, kronologis terjadinya dugaan pemukulan berawal dari mobil kantor memasuki parkiran kantor dan terhalang oleh beberapa anggota ormas.
“Mereka duduk sambil ngopi. Beberapa orang sudah berdiri untuk mepersilhahkan masuk, ada 1 orang yang tidak terima dan mendatangi mobil dan terjadi pemukulan terhadap driver Bank Sinarmas, saudara Iksan,” kata Kiki.
Sementara itu, Kuasa Hukum PT Sinarmas Multifinance Cabang Cianjur Fanpan Nugraha mengatakan, merasa sangat sangat kecewa karena saat datang disambut baik, namun malah melakukan dugaan pemukulan kepada sopir.
“Mereka datang untuk konfirmasi terkait salah satu kendaraan milik anggota ormas tersebut, ternyata ada salah satu oknum dari ormas tersebut melakukan pemukulan kepada driver yang tidak tau menau. Terkait persoalan itu tidak dibenarkan dan sangat disayangkan,” kata Fanpan.
Atas kejadian itu, PT Sinarmas Multifinance Cabang Cianjur saat ini tengah melapor ke Polres Cianjur.
“Saat ini pihak management Sinarmas sedang melakukan laporan ke pihak SPKT Polres Cianjur setelah insiden tersebut,” pungkas Fanpan. (LN-B1)







































































