CIANJUR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menargetkan Human Immunodeficiency Virus (HIV) hilang dari Kota Tatar Santri enam tahun ke depan.
Penyakit yang menyerang kekebalan tubuh itu, hingga kini masih menjadi momok yang menakutkan karena penularannya begitu cepat lewat kontak seksual.
Penderita HIV pun, masih banyak yang tidak melapor ke pusat kesehatan seperti Puskesmas ataupun Rumah Sakit sehingga tidak tertangani secara medis.
Kepala Dinkes Cianjur Yusman Faisal, mengatakan, pihaknya menggandeng LSM Lensa Cianjur untuk menekan angka penularan HIV.
“Untuk penanganan HIV kita tidak bisa sendiri, kita bekerjasama dengan LSM Lensa sehingga kita bisa meminimalisir angka penularannya bahkan terbebas di tahun 2030,” kata Yusman, Sabtu, (29/06/2024).
Selain itu, penggunaan media yang bersifat memberikan informasi juga digunakan agar para penderita HIV mempunyai keinginan untuk mendapatkan penanganan pengobatan secara berkala.
“Kemudian kita melakukan sosialisasi lewat poadcast atau pun media massa yang bekerjasama dengan Dinkes Cianjur agar menjadi pembelajaran HIV ini penyakitnya harus dijauhi, tetapi tidak dengan orangnya,” ujarnya.
Ia berharap, tak ada pasien HIV yang tak tertanggi di Cianjur
“Semua harus terobati, yang paling penting pasien harus konsisten tidak ada yang satu hari tidak minum obat,” tutup dia. (bay)

































































