CIANJUR – Alat Kelengkapan DPRD Kabupaten Cianjur belum final karena masih dalam tahap pembahasan. Prosesnya masih menunggu pelantikan pimpinan DPRD definif yang baru saja diumumkan dan ditetapkan melalui rapat paripurna, Jumat, 27 September 2024.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur, Susilawati, mengatakan proses pengumuman dan penetapan calon pimpinan DPRD baru saja dilaksanakan melalui rapat paripurna. Pascatahapan itu, selanjutnya diserahkan ke Gubernur Jawa Barat.
“Sebagaimana rapat paripurna yang dibahas, sudah diumumkan calon pimpinan definitif akan diusulkan terlebih dahulu ke Gubernur. Setelah itu dilaksanakan pelantikan. Baru nanti dibahas soal AKD,” kata Susilawati, Jumat 27 Oktober 2024.
Karena itu, kata Susilawati, sampai sekarang untuk komisi-komisi di DPRD belum terbentuk. Mereka yang menempati komisi-komisi diusulkan masing-masing ketua fraksi.
“Jadi, nanti pembahasan AKD melibatkan pimpinan DPRD definitif serta masing-masing ketua fraksi,” paparnya.
Meskipun belum tahu jadwal pasti, tetapi Susilawati menyebut pembahasan AKD harus sudah kelar satu bulan ke depan.
“Kalau AKD itu ya harus selesai di bulan Oktober,” pungkasnya.
Empat calon pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur terdiri dari ketua yaitu Metty Triantika (Golkar) kemudian wakil ketua terdiri dari Ganjar Ramadhan (Gerindra), Lepi Ali Firmansyah (PKB), serta Susilawati (PDIP). (bay)

































































