CIANJUR – Empat orang pelajar SD di Kecamatan Ciranjang nyaris jadi korban penculikan. Pelakunya tiga orang laki-laki tak dikenal.
Berdasarkan informasi, peristiwa terjadi beberapa hari lalu. Empat orang siswa kelas 3 SD kala itu tengah dalam perjalanan pulang ke rumah usai bersekolah.
Di tengah perjalanan, mereka dihampiri sebuah mobil. Di dalamnya terdapat tiga orang laki-laki dan seorang anak kecil.
Ketiga lelaki itu menawarkan tumpangan. Mereka mengaku akan mengantarkan keempat siswa SD itu pulang ke rumah masing-masing.
“Jadi, waktu itu adik saya sedang berjalan menuju ke rumah setelah pulang sekolah. Di jalan sepi dekat sawah, adik saya dan tiga orang temannya dihampiri tiga orang laki-laki di dalam mobil berwarna silver. Mereka menawari tumpangan kepada adik saya dan tiga temannya,” kata A, kakak N (9), siswa yang nyaris jadi korban penculikan, Senin, 13 Januari 2025.
Ketiga laki-laki itu lantas mengiming-iming akan memberikan permen. Tapi dengan catatan keempat pelajar itu mau ikut naik mobil.
“Para pelaku mengatakan kepada adik saya dan temannya bahwa bapak mereka sudah menunggu di rumah,” terangnya.
Melihat gelagat yang mencurigakan, kata A, adiknya menolak permintaan ketiga lelaki tak dikenal itu. Adiknya bersama tiga orang temannya kemudian kabur menghindari ketiga lelaki tersebut.
“Sampai di rumah adik saya nangis. Kemudian menceritakan yang dialaminya,” ungkap dia.
Atas kejadian itu, kata A, pihak keluarga mengawasi ketat saat berangkat dan pulang sekolah. A berharap dengan adanya indikasi penculikan, pihak sekolah dan kepolisian bisa mengawasi para pelajar saat jam pulang.
“Di lingkungan kami memang sedang ramai setelah kejadian ini,” pungkasnya. (bay)






































































