CIANJUR – Penerima alokasi dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Cianjur bertambah. Semula jumlah alokasi dana BOP hanya 235 PKBM, kini menjadi 318 PKBM.
Data tersebut tercatat di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur. Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal dan Informasi (PAUDNI) Disdikpora Kabupaten Cianjur, Jajang Sutisna, mengatakan, ada 83 PKBM baru yang mendapatkan BOP untuk menunjang kegiatan pembelajaran di 2024.
Pemerintah pun telah mengalokasikan BOP ke 318 PKBM sebesar Rp 68 miliar lebih. “Ada peningkatan, kalau lihat secara jumlah PKBM penerima BOP, tahun 2022 hingga 2023 ada 235 dan sekarang di tahun 2024 ada 318 PKBM penerima. Untuk jumlah keseluruhan ada 372 PKBM se- Kabupaten Cianjur,” kata Jajang, Selasa (23/7/2024).
Menurut dia, saat ini Disdikpora Cianjur akan memperbaiki kelemahan-kelemahan untuk menguatkan tata kelola kelembagaan dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di PKBM.
“Kami instruksikan kepada setiap PKBM akan melakukan usulan BOP melalui Dapodik nanti di verifikasi dulu di tingkat PKBM dimana setiap peserta didik harus memiliki dokumen formulir pendaftaran, ijazah sebelumnya, kartu keluarga (KK), dilampirkan akta lahir, foto copy raport pendidikan dan kalau ada penunjang seperti Kartu PIP, sertifikat prestasi dan lainnya,” paparnya.
Ia pun berharap, peningkatan jumlah PKBM yang menerima BOP dapat meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kami berharap dengan adanya peningkatan jumlah PKBM penerima BOP mudah-mudahan berdampak positif untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan sehingga bisa menaikan Indeks Peningkatan Manusia (IPM),” pungkasnya. (bay)

































































