CIANJUR – Seorang konten kreator di Cianjur mengaku jadi korban dugaan penganiayaan dua pegawai dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pasirkuda. Dugaan aksi penganiayaan dipicu korban yang mempertanyakan kualitas dan harga paket MBG.
Perbuatan terduga pelaku direkam kamera ponsel milik korban. Videonya viral di media sosial.
Pada video tersebut, istri korban meluapkan kekesalannya dan meminta agar para terduga pelaku mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.
Kapolsek Tanggeung, Iptu Budi Setia Yuda, mengatakan kejadian tersebut berawal saat korban mendatangi dapur SPPG MBG dan menanyakan seputar menu MBG.
“Konten kreator masuk ke dapur untuk menanyakan atau meminta penjelasan terkait menu atau harga MBG,” kata Budi, Selasa, 14 April 2026.
Akuntan dapur SPPG MBG lalu memberikan penjelasan. Namun korban diduga malah mengeluarkan kata-kata tidak pantas.
“Sesudah dijelaskan oleh akuntan di dapur SPPG, konten kreator tersebut tidak puas dengan penjelasan sehingga mengeluarkan kata-kata yang kurang baik,” ujarnya.
Korban lantas diusir meninggalkan area dapur SPPG MBG. “Sekuriti dan poldes membawa konten kreator itu keluar. Namun masih meronta-ronta dan berteriak,” ungkapnya.
Polsek Tanggeung segera mengambil upaya menindaklanjuti peristiwa tersebut.
“Langkah-langkah yang dilakukan melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut dan memediasi atau konfirmasi kepada kedua belah pihak,” pungkasnya. (bay)






































































