CIANJUR – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur sudah menerima laporan dugaan aksi bullying (Perundungan) di SMPN 1 Sindangbarang. Dengan begitu, pihak instansi akan segera mengkonfirmasi ke pihak sekolah yang bersangkutan.
Kabid SMP Disdikpora Kabupaten Cianjur, Helmi Halimudin, mengatakan, akan menindaklanjuti informasi kejadian perundungan dan kekerasan yang dialami oleh AD (12) yang diduga dilakukan oleh siswa lainnya.
“Saya akan datang langsung ke SMPN 1 Sindangbarang besok untuk menindaklanjuti informasi adanya siswi SMPN 1 Sindangbarang yang diduga menjadi korban bullying dan kekerasan,” kata Helmi, Minggu, (21/07/2024).
Helmi menyesalkan, kejadian tersebut bisa terjadi di sekolah saat masa MPLS. Lantaran dalam kegiatan tersebut justru disisipkan pelajaran tentang anti-bullying.
“Tentu kami mempertanyakan kepada pihak sekolah kenapa bisa terjadi hal demikian, padahal dalam MPLS itu ada materi bahaya perundungan dan tentu tidak boleh terjadi,” ungkapnya.
Helmi mengatakan segala bentuk perundungan dan kekerasa tidak dibenarkan. Bahkan sebelumnya Disdikpora kabupaten Cianjur sudah mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan MPLS yang harus bebas dari perundungan dan kekerasan.
“Pemkab sudah sejak awal mengantisipasi, kita sudah sebarkan surat ke setiap sekolah. Kita juga minta guru-guru untuk mengawasi secara maksimal. Makanya besok kami akan cek langsung. Kami harapkan kasus ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya.
Sebelumnya, Salah satu keluarga AD yang enggan disebutkan namanya, mengatakan, kejadian bermula saat AD mengikuti kegiatan mengikuti kegiatan fashion show di masa MPLS.
Setelah selesai kegiatan, AD dihampiri siswi lainnya dan langsung melakukan tindakan dugaan penganiayaan.
“Sama pelaku ini, keponakan saya dipukul di bagian punggung bawah dekat pantat, lima kali pukulan. Bahkan sebelumnya setiap AD jajan suka diambil sama si pelaku ini,” ujarnya, Sabtu (20/7/2024).
Sebelum kejadian, pelaku sudah diingatkan oleh teman-temannya jangan sampai ada kekerasan fisik. Dia menambahkan, keponakannya itu sekarang mengalami trauma pasca insiden itu.
“Sekarang AD trauma. Terlihat dari raut mukanya. Kemarin sempat sakit kencing gara-gara dipukul bagian punggung,” pungkasnya. (bay)

































































