R HALIDA Indriati, wanita cantik berusia 43 tahun ini merupakan seorang musisi Cianjur. Namun siapa sangka, ia juga mempunyai karir yang mapan di bidang pendidikan.
Ya, R Halida ternyata Kepala SMK Ar-Rahmah Stekmal Cianjur. Dia juga tergabung dalam grup band Just Five Stekmal sebagai pemain bass.
Ia cukup terkenal di kalangan musisi lantaran sering unjuk gigi di acara-acara sekolah bahkan even-even bergengsi.
Kepala Sekolah adalah hal yang menyenangkan dan menjadi bassist adalah kesenangan. Itulah kalimat yang terbesit di dalam benaknya. Ia harus menyeimbangkan di dunia pendidikan dan dunia musik.
Anak kedua dari empat bersaudara terlahir dari pasangan RHY Suratman Kartawijaya (80), RHJ Lilis Hindun (69) punya kisah unik bagaimana berkenalan dengan musik dan alat musik dawai yang menggunakan listrik untuk memperbesar suaranya itu.
Semua bermula dari dirinya masuk ke sekolah SMAN 2 Cianjur di 1999 silam. Kemudian saat duduk di kelas 12, R Halida yang tomboi itu diajak oleh teman laki-lakinya ke salah satu studio musik.
Hingga, dirinya belajar bermain bass dengan sering mendengarkan musik-musik beraliran keras rock alternatif. Dentuman cord-cord lagu-lagu seperti band Greenday, Pearl Jam, Linkin Park, Foo Figter, Oasis, Blur dilahapnya dengan baik hingga membentuk karakter rocker di dirinya pada masa itu.
“Mengenal musik SMA kelas 3, asalnya saya dan teman tomboi, sering mendengarkan musik aliran keras rock alternatif. Bergaulnya dengan teman laki-laki yang bisa main musik, terus diajak ke studio hingga belajar musik dan saya pegang gitar bass,” kata R Halida, Minggu (22/7/2024).
Bisa bermain bass dan nge-band bareng teman pria, rupanya tidak lantas membuat istri dari Wandi Hizulyaman (46) berpuas diri. Ia kemudian membentuk band perempuan berisikan pelajar SMAN 2 Cianjur.
Namun, hobinya bermusik sempat ditentang oleh orangtuanya, ibu anak 4 itu terus bermain secara sembunyi-sembunyi. Pesta perpisahan sekolah menjadi kali pertama R Halida diketahui seorang pemusik oleh kedua orang yang berjasa membesarkannya.
Alasan kedua orangtuanya melarang untuk bermusik karena image pemain band adalah urakan, nakal, liar dan merusak masa depan.
Puncak dari konflik bermusiknya, perempuan yang biasa dipanggil Bu Indri itu sempat merasakan gagal masuk ke Universitas Negeri hingga tak dibukakan akses masuk ke rumahnya sendiri.
“Pernah main band di Gor Pajajaran Bogor, tanpa ijin orangtua, pas pulang tidak dibukakan pintu. Besoknya UMPTN (seleksi ke Universitas Negeri) hasilnya saya gak lulus, akhirnya ke swasta masuk Unjani Jurusan Farmasi,” ujarnya sembari tersenyum mengingat masa lalu.
Pengalaman-pengalaman itu pun dijadikan cambuk oleh R Halida agar lebih fokus meraih masa depan. Ia terpaksa harus vakum dahulu dan fokus belajar.
Waktu pun berjalan cepat, R Halida menjadi seorang guru dan telah berkeluarga hingga tiba saatnya mengantikan sang ayah RHY Suratman Kartawijaya memimpin SMK Ar-Rahmah Stekmal Cianjur.
Jiwa musiknya pun kembali dihidupkan dan berhasil mengubah karakter sekolahnya menjadi sarana siswa bisa menjadi pemusik. Begitupun guru-gurunya diwajibkan untuk tak sungkan bermain musik di studio musik yang dibangunnya di sekolah.
“Rata-rata di sini, guru-guru dan siswa bisa memainkan alat musik, kami berikan fasilitas berbagai macam alat musik dan studio musik,” ungkapnya.
Bagi R Halida bermain musik merupakan hal positif bisa menjadi sarana mengusir kepenatan, dapat meluapkan emosi yang tak tersalurkan, rahasia menjadi awet muda yang merupakan salah satu faktor kecantikan dirinya dan menciptakan semangat untuk menjalani kehidupan.
Selain itu, R Halida percaya bermain musik akan membentuk mental anak menjadi bertanggungjawab dan percaya diri. Hal itu diaplikasikannya kepada ke empat anaknya yang diwajibkan belajar alat musik.
“Anak pertama Khalifa (17) bermain drum, ke 2 Kayyisah (15) main biola, Khalfani (13) biola dan gitar, Khatami (11) biola. Bisa bermusik agar seimbang atau penyeimbang diri supaya motorik kasar dan halusya itu sejalan, dengan bermusik bisa memiliki imajinasi sehingga mandiri dan percaya diri,” tutup dia. (bay)


































































Kepala sekolah yg hebat selain pintar mainusic beliau jg kepala sekolah yang berprestasi,,, sukses sllu bu 🤲🙏