CIANJUR – Dampak kemarau panjang mulai dirasakan warga di sejumlah daerah di Kabupaten Cianjur. Terutama krisis air yang dialami warga akhir-akhir ini.
Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat belum menerima pengajuan bantuan air bersih. BPBD mengimbau masyarakat segera melaporkan kalau mengalami kekurangan air.
“Kami mengimbau masyarakat segera membuat surat pengajuan kalau memang mengalami kekurangan air bersih,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmanawijaya, Minggu, 1 September 2024
Pengajuan bisa melalui masing-masing pemerintah desa setempat. Dari pemerintah desa dilanjutkan ke BPBD
“Jika terjadi kekeringan, masyarakat bisa mengajukan permohonan bantuan air bersih melalui pemerintah desa,” ungkapnya.
Setelah menerima surat pengajuan air bersih, kata Asep, BPBD selanjutnya akan berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur dan Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur.
“Surat pengajuan itu nantinya menjadi dasar kami meminta PMI maupun Perumdam Tirta Mukti Cianjur mengirimkan air bersih kepada wilayah yang terdampak kekeringan,” pungkasnya.
(bay)

































































