CIANJUR – Kepala Desa Mekarwangi Kecamatan Warungkondang, Usep Nurodin, dilaporkan elemen masyarakat ke Polres Cianjur. Dia dinilai membuat gaduh menyusul beredarnya pesan suara diduga Usep Nurodin yang memerintahkan para ketua RT di wilayahnya memenangkan salah satu pasangan bakal calon pada Pilkada 2024.
Pihak pelapor, Firly Sopirmas, mengatakan pelaporan ke polisi didasari pertimbangan karena kepala desa membuat kegaduhan di tengah suhu politik yang mulai menghangat. Lebih dari itu, kata Firly, kepala desa dinilainya tak beretika karena secara terang-terangan mendukung salah satu pasangan bakal calon.
“Rekaman pesan suara diduga kades itu berisi ajakan memilih salah satu pasangan bakal calon. Ini sudah melanggar aturan dan etika. Saya sebagai elemen masyarakat memandang perlu melaporkan kepala desa ini karena sudah membuat gaduh,” kata Firly yang berprofesi sebagai pengacara itu, Rabu, 4 September 2024.
Dia mengaku, pelaporan ke polisi hanya untuk membuat efek jera. Sebab, sejatinya sesuai aturan, kepala desa jelas-jelas dilarang berpololitik praktis, apalagi sampai memerintahkan ketua RT memilih salah satu pasangan bakal calon.
“Ini untuk memberikan efek jera sekaligus memgedukasi kades lainnya agar tak berpolitik praktis karena bertentangan dengan undang-undang. Sangat tidak etis juga menggiring dan mengajak ketua RT memilih salah satu pasangan bakal calon,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya beredar rekaman suara adanya ajakan kepada para ketua RT memenangkan salah satu bakal pasangan calon yang akan berkontestasi pada Pilkada Kabupaten Cianjur 2024. Usut punya usut, rekaman suara itu diduga Kepala Desa Mekarwangi Kecamatan Warungkondang Usep Nurodin.
Rekaman suara itu beredar melalui aplikasi perpesanan WhatsApp. Pada rekaman suara berdurasi 3 menit 9 detik itu kepala desa mengajak 29 ketua RT memenangkan pasangan bakal calon bupati Herman Suherman. Setiap RT diminta bisa mengondisikan minimal 100 suara
Di akhir rekaman suara, kepala desa memerintahkan setiap ketua RT terlebih dulu memprioritaskan keluarga. Sehingga dari 29 RT di wilayah itu bisa mendapatkan 2.900 suara. (bay)































































