CIANJUR – Rudi Intiadi (65), warga Perumnas Karangtengah di Jalan Anggur RT 04/05 Desa Hegarmanah Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur ditemukan meninggal dunia di dalam toilet rumahnya, Rabu, 4 September 2024. Saat ditemukan, posisinya membungkuk seperti bersujud dengan kondisi tubuh sudah membengkak.
Berdasarkan informasi warga setempat, kali pertama jenazahnya ditemukan salah seorang kerabatnya. Saat itu, kerabatnya curiga karena beberapa kali mengetuk hingga menggedor pintu rumah mendiang tidak ada respons. Begitu pula saat dipangil, tak ada yang menyahut.
Akhirnya, kerabatnya itu nekat menjebol jendela rumah mendiang. Di dalam rumah, dia memanggil-manggil kerabatnya, tapi tetap tak ada jawaban.
Kemudian pandangan kerabat mendiang tertuju pada kamar mandi. Dia kemudian menemukan kerabatnya dalam posisi membungkuk di dalam toilet dengan kondisi tubuh sudah kaku dan membengkak.
“Awalnya, salah satu kerabat curiga karena sudah tiga hari dak melihat Rudi keluar rumah. Saat digedor-gedor pintu rumah, tidak kunjung dibuka,” kata Barkah (65), tokoh masyarakat sekitar, Rabu, 4 September 2024.
Kerabatnya itu lalu melaporkan ke ketua RT setempat. Selanjutnya ditindaklanjuti dengan menghubungi pihak kepolisian dan Puskesmas Karangtengah.
“Dugaannya karena terjatuh. Sudah diperiksa pihak polisi. Namun keluarga menolak diotopsi. Keluarga memilih menyalatkan kemudian memakamkannya,” terang dia.
Mendiang merupakan seorang duda. Selama ini ia tinggal sendirian di rumahnya.
Informasi dari masyarakat, mendiang mengindap sejumlah penyakit. “Beliau tinggal sendiri dan sering sakit-sakitan. Katanya punya riwayat penyakit jantung, gula, dan lain-lain,” pungkasnya. (bay)































































