CIANJUR – Sejumlah elemen mulai memprediksi peluang pasangan calon yang berkontestasi pada Pilkada Kabupaten Cianjur 2024. Kandidat petahana yakni pasangan calon nomor urut 1, Herman Suherman-Muhammad Solih Ibang (BHSI) punya kans besar memenangkan pesta demokrasi rakyat lima tahunan tersebut.
Pengamat politik Aljabar Strategic, Arifki Chaniago, mengatakan sebagai petahana, Herman Suherman memiliki keuntungan signifikan karena sudah dikenal publik yang luas serta rekam jejak selama memimpin Kabupaten Cianjur pada periode sebelumnya. Keuntungan itu jadi modal saat pasangan yang dikenal dengan sebutan BHSI tersebut berkampanye.
Dia mencontohkan keberhasilan Herman memimpin Kabupaten Cianjur ialah keluar dari krisis akibat pandemi covid-19 dan gempa bumi yang terjadi pada akhir 2022.
“Keberhasilannya dalam mengelola kedua krisis ini memberikan legitimasi kepemimpinannya di mata masyarakat,” kata Arifki kepada wartawan, Sabtu, 28 September 2024.
Arifki menambahkan, keberhasilan itu tentu akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kepimpinanan Herman Suherman. Dalam politik, keberhasilan itu jadi modal bagi sang petahana.
“Dalam konteks politik lokal, rekam jejak kepemimpinan yang berhasil dalam situasi krisis sering kali menjadi faktor penentu dalam pemilihan,” ujarnya.
Peluang pasangan BHSI memenangkan Pilkada juga didasari juga tingkat elektabilitas. Hasil survei berbagai lembaga survei seperti Indikator Politik dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) posisi Herman Suherman sulit terkejar paslon lainnya.
“Jika melihat hasil survei yang sudah beredar, elektabilitas Herman sudah berada di atas rata-rata angka psikologis. Jadi jika tidak ada guncangan politik besar, Herman sulit terkejar,” pungkasnya. (bay)

































































