CIANJUR – S (39), terduga pelaku pencurian sepeda motor, babak belur dihakimi warga Kampung Kadupugur RT 04/05 Desa Cisarandi Kecamatan Warungkondang Kabupaten Cianjur, Jumat dini hari, 15 November 2024. Kini pelaku mendapat penanganan medis di RS Bhayangkara.
Berdasarkan informasi, aksi pencurian sepeda motor terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Terduga pelaku S bersama rekannya berinisial H, sudah mengincar sepeda motor milik warga setempat, Saepul Rijal.
Dengan keahliannya, pelaku S dan H berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Beat bernomor polisi F 6557 TAB.
Pemilik yang menyadari sepeda motornya tak ada di tempat, lantas mencarinya. Tak jauh dari rumahnya, pemilik mendapati dua orang pelaku tengah mendorong sepeda motornya.
Kedua pelaku pun langsung diteriaki maling. Warga yang mendengar teriakan segera berhamburan ke luar rumah.
Mereka langsung berupaya menangkap kedua. Satu orang pelaku berhasil diamankan, sedangkan satu orang pelaku kabur.
Warga yang geram sempat menghakimi pelaku. Namun aksi warga bisa diredam setelah Kepala Desa Sukamulya Iman Nurjaman yang rumahnya dekat lokasi, berusaha mencegah main hakim sendiri.
Pelaku S pun kemudian dibawa ke Mapolsek Warungkondang. Kejadian sempat direkam kamera video ponsel warga.
Pada rekaman video itu, pelaku S terkulai dengan kondisi babak belur.
“Satu orang pelaku langsung dikeroyok massa. Sedangkan satu orang lagi berhasil kabur. Kebetulan lokasinya dekat dengan rumah saya. Jadi saya datang dan langsung meredam massa,” tutur Iman.
Ditemui terpisah, Kapolsek Warungkondang Kompol Usep Nurdin mengaku pihaknya mengamankan terduga pencuri sepeda motor. Kondisi pelaku babak belur karena sempat diamuk warga.
“Betul, kami berhasil mengamankan satu pelaku S. Dia diamankan setelah dipukuli warga sehingga mengalami luka-luka. Kemudian piket jaga Polsek Warungkondang membawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” kata Usep.
Berdasarkan keterangan S, ia menjalankan aksinya bersama rekannya H yang saat ini buron. Polsek Warungkondang pun melakukan penyelidikan untuk melacak keberadaannya.
“Selanjutnya kami melakukan pengembangan terhadap satu orang pelaku yang melarikan diri. Identitasnya sudah kami ketahui,” pungkasnya. (bay)


































































