CIANJUR – Nama Ramzi Geys Thebe terus mencuat di Kabupaten Cianjur menyusul pencalonannya pada Pilkada 2024. Presenter kondang yang dikenal dengan nama panggung Abi Ramzi itu diketahui berpasangan dengan bakal calon Bupati Mohammad Wahyu Ferdian yang diusung Partai Gerindra, NasDem, PSI, Partai Ummat, dan Partai Buruh.
Kehadiran Abi Ramzi sebagai bakal calon wakil bupati cukup membuat pasangan yang mengusung ‘Cianjur Era Baru’ itu langsung diperhitungkan. Terutama bagi pasangan petahana Herman Suherman-Muhamad Solih Ibang seperti yang diungkapkan Ketua Tim Pemenangan BHS-I, Lepi Ali Firmansyah.
Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur, Rustam Efendi, menilai hal wajar ada kekhawatiran dari pasangan lain yang mewaspadai pergerakan pasangan Wahyu-Ramzi. Apalagi Ramzi bukan selebritis kaleng-kaleng, tapi sudah makan asam garam di dunia entertainment di tanah air.
“Beliau merupakan artis yang masih aktif di beberapa acara televisi. Jadi bukan artis yang sudah sepi job,” kata Rustam, Minggu, 1 September 2024.
Masyarakat Cianjur, kata Rustam, tentu sudah familiar dengan sosok Abi Ramzi. Apalagi rekam jejaknya di dunia entertainmen terbilang lurus-lurus saja karena selama ini tak pernah terdengar gosip miring.
Abi Ramzi juga dikenal memiliki jiwa sosial tinggi. Pascagempa dahsyat Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu, Abi Ramzi konsen membantu para penyintas.
“Wajar jika Abi Ramzi diperhitungkan. Beliau juga punya kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat Cianjur. Pascagempa Cianjur, pada hari kedua beliau sudah turun membawa berbagai bantuan bagi para korban,” ujarnya.
Namun Rustam tak memungkiri, pasangan Wahyu-Ramzi kurang diperhitungkan dibanding dua pasangan bakal calon lainnya yakni Herman Suherman-Muhamad Solih Ibang dan Deden Nasihin-Neneng Efa Fatimah.
Menurut Rustam, sebagai ‘kuda hitam’ pasangan Wahyu-Ramzi tak memiliki beban. Namun di balik semua itu, tentu partai pengusung akan memberikan perlawanan sehingga memasang target menang pada Pilkada 2024.
“Dibanding paslon incumbent, tentu kami tidak ada apa-apanya. Hasil survei pun paslon incumbent unggul mutlak. Apalagi segmen paslon kami dengan incumbent berbeda. Jadi, bisa dibilang paslon kami ini underdog karena melawan dua paslon yang sudah lebih dulu eksis sejak jauh- jauh hari,” pungkasnya. (bay)

































































