CIANJUR – Berbagai faktor menjadi pertimbangan RSUD Pagelaran ingin memiliki Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS). Salah satu faktornya yaitu jarak tempuh dari RSUD Pagelara ke pusat perkotaan Cianjur yang notabene cukup jauh.
Dalam hal ini, penyediaan darah di RSUD Pagelaran masih mengandalkan dari PMI Kabupaten Cianjur. Di sisi lain, banyak pasien yang tidak bisa menunggu lama karena harus segera mendapatkan darah untuk berbagai penanganan.
“Kalau dilihat dari topografi dan demografi, wilayah selatan Cianjur itu cukup jauh dari pusat kota. Sedangkan ketersediaan di RSUD Pagelaran masih disiapkan di Bank Darah. Pas darahnya habis, maka kami terpaksa harus menunggu dulu dari PMI Cianjur. Kondisi ini jadi salah satu faktor pertimbangan kami ingin punya UTDRS di RSUD Pagelaran,” ujar Dirut RSUD Pagelaran Jan Izaac Ferdinandus, Senin, 28 Oktober 2024.
Ketersediaan darah untuk pasien amat penting karena berhubungan langsung dengan keberlangsungan kerja otak.
“Darah itu kan mengangkut oksigen ke otak. Kalau misalnya terlambat akan ada kegagalan metabolisme otak dan membahayakan nyawa pasien,” kata Jan.
Dia menambahkan, seandainya rencana itu terwujud, maka UTDRS di RSUD Pagelaran akan menjadi yang pertama di Kabupaten Cianjur.
“Jika itu terlaksana, RSUD Pagelaran akan menjadi rumah sakit pertama yang memiliki fasilitas UTDRS,” pungkasnya. (bay)





























































