CIANJUR – Seorang siswa SD di salah satu wilayah di Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Aksi pelajar kelas 5 SD tersebut menggegerkan warga setempat.
Berdasarkan informasi, aksi nekat itu diketahui terjadi pada Rabu, 22 Oktober 2025. Kali pertama ia ditemukan neneknya.
Lehernya tergantung pada kusen pintu kamar tidurnya menggunakan tali sepatu. Selain itu, neneknya menemukan ember plastik di bawah kaki korban yang diduga digunakan sebagai pijakan.
“Pertama kali ditemukan neneknya,” kata Kapolsek Ciranjang, AKP Yuddi Suharjo, Kamis, 23 Oktober 2025.
Neneknya langsung melepaskan tali yang menjerat leher cucunya. Dia lalu memberitahukan kepada warga yang selanjutnya menghubungi polisi.
Cucunya lalu dievakuasi ke klinik bidan setempat. Namun nyawa cucunya tak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.
Yuddi menambahkan, polisi tengah melakukan penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian serta mendalami motif yang melatarbelakangi dugaan bunuh diri ini.
“Peristiwa ini masih kami didalami untuk mengetahui duduk perkara yang sebenarnya,” pungkasnya. (bay)





























































