CIANJUR – Syifa Attaqiah Hakim (19), baru-baru ini mencuri perhatian usai membawa timnya SSB Prabhu menjuarai turnamen Prabhu Galanita yang gelar di Boys Mini Soccer (BMS) Cianjur beberapa waktu lalu.
Tak hanya piawai mengolah si kulit bundar dan mencetak gol, Syifa disorot juga karena parasnya cantik yang membuat laki-laki kerap melirik tajam bahkan terkagum-kagum dibuatnya.
Sisi kehidupan Syifa yang kemarin merupakan Kapten tim SSB Prabu itu, juga menarik untuk diulas secara mendalam karena menginspirasi.
Dara kelahiran Bandung 10 April 2005 itu merupakan anak ke 1 dari 3 bersaudara dari pasangan suami istri Lukman Nulhakim (40) dan Ai Hayati (40).
Rupanya, bakat Syifa turun dari sang ayah, Lukman Nulhakim yang juga mempunyai hobi sepakbola, selain didukung dari lingkungan yang gila bola. Bahkan, sejak usia dini Syifa kerap bermain sepakbola dengan anak laki-laki.
“Awal mulanya suka ikut-ikutan ke ayah bermain sepakbola tarkam, kebetulan saya main di tim cowo usia kecil dan itu juga memang suka sepak bola dari kecil,” ungkap Syifa
Kecintaan, remaja putri yang mengidolakan striker Persib Ciro Alves dan pemain sepakbola wanita Zahra Muzdalifah yang bermain di Klub Jepang Cereza Osaka berlanjut dengan menimba ilmu di Sekolah Sepakbola (SSB).
“Nah makin ke sini banyak teman, lalu diajak fun game di lapang besar, lama-lama kemudian ikut latihan di salah satu SSB bandung, makin ke sini banyak juga tim-tim sepakbola yang suka ngajak fun game, maka sejak itu sepakbola jadi hobi,” tutur dia, Kamis (27/6/2024).
Kemudian, keikutsertaan Syifa di sepakbola berlanjut dengan terlibat di beberapa pertandingan kejuaraan olahraga yang mengandalkan fisik itu hingga mentalnya ditempa sebagai atlet sepakbola wanita.
“Pernah ikut turnamen Pertiwi, Piala Wali Kota Bandung juara 3, belum turnamen- turnamen antar SSB banyak, sama turnamen tarkam,” paparnya.
Pemain yang sering berposisi sebagai striker maupun winger itu, saat ini bekerja sebagai pengurus SSB UNI Bandung dan jarang pulang ke Cianjur.
Syifa yang memiliki paras ayu, berkulit putih, berambut pirang dan memiliki perawakan tinggi besar itu tak jarang sering mendapatkan gombalan dari para pria yang menonton langsungnya aksinya di lapangan.
“Sering ada, tapi itu mah sudah biasa sih,” tutur dia sambil menampilkan gestur malu-malu.
Menurut dia, pencapaian sekarang belum merupakan targetnya, karena Syifa memiliki mimpi masuk Timnas sepakbola putri. Untuk mencapai cita-citanya itu ia terus berlatih keras dan fokus.
“Harapannya menjadi salah satu pemain Timnas putri,” pungkasnya. (bay)






























































