CIANJUR – Konstelasi politik menghadapi Pilkada 2024 Kabupaten Cianjur mulai berubah. Tanpa diduga muncul sosok perempuan bernama Neneng Efa Fatimah.
Efa yang selama ini dikenal berprofesi sebagai dokter itu dikabarkan diusung Partai Gerindra. Beredar di media sosial video dan foto Efa bersanding dengan Deden Nasihin, legislator yang digadang-gadang sebagai bakal calon Bupati dari Partai Golkar.
Pada video itu, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Tubagus Ace Hasan Syadzily mengumumkan sudah mendapatkan surat dari DPP Partai Golkar ditandatangani Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus yang memutuskan Deden Nasihin dan Neneng Efa Fatimah sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur pada Pilkada 2024.
Sumber di internal DPC Partai Gerindra Kabupaten Cianjur yang minta identitaskan dirahasiakan, mengiyakan kabar tersebut. Neneng Efa Fatimah diusung Partai Gerindra sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi Deden Nasihin.
“Betul, Partai Gerindra merekomendasikan dokter Efa Fatimah berpasangan dengan Deden Nasihin dari Partai Golkar,” kata sumber itu, Kamis, 1 Agustus 2024.
Sebelumnya, Partai Golkar sudah bersepakat dengan Gerindra, NasDem, dan PKS, membentuk Koalisi Sugih Mukti.
Dihubungi terpisah, Deden Nasihin pun mengakui hal itu. Namun dia belum memberikan banyak komentar. Dia meminta didoakan agar dilancarkan. “Minta doanya saja,” kata Denas, sapaan akrab Deden Nasihin.
Wartawan Logikanews.co mencoba menggali informasi lebih dalam dengan menghubungi Ketua DPC Gerindra Cianjur Ganjar Ramadhan melalui aplikasi perpesanan maupun telepon via WhatsApp. Namun pesan dan telepon tidak mendapat balasan. (bay)






























































