CIANJUR – Korban meninggal dunia akibat pesta minuman alkohol oplosan di Kampung/Desa Kademangan Kecamatan Mande bertambah menjadi tiga orang. Sebelumnya, korban meninggal dunia pada peristiwa yang terjadi pada Jumat, 7 Februari 2025 itu sebanyak dua orang.
Diketahui, korban meninggal dunia awalnya G dan H. Menyusul kemudian E yang meninggal dunia karena kondisinya kritis.
“Korban meninggal dunia bertambah menjadi tiga orang. Inisialnya E. Meninggal dunia setelah ditangani secara medis di RSDH (Rumah Sakit Dokter Hafidz),” kata Kanitreskrim Polsek Mande Iptu M Suhaelmi, Sabtu, 8 Februari 2025.
Jenazah E langsung dibawa pihak keluarga ke rumah duka. Jenazahnya pun tidak dilakukan autopsi karena pihak keluarga menolak melakukannya.
“Sudah dibawa keluarganya. Mereka menerima atas musibah ini dan tidak mau untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, kejadian diawali salah seorang pemuda berinisial N yang merupakan rekan kedua korban meninggal dunia memesan alkohol murni melalui toko online pada Selasa, 3 Februari 2025.
Tiga hari kemudian, pesanan alkohol tersebut tiba. Lalu, N mengajak 8 temannya termasuk G dan H pesta miras oplosan. Alkohol berkadar tinggi itu kemudian dioplos dengan minuman bersoda. (bay)








































































