CIANJUR – Kalangan santri merupakan salah satu sasaran penerima makan gizi gratis yang diprogram pemerintah. Namun, sampai saat ini belum ada pendataan ke setiap pesantren.
Berdasarkan informasi, program makan bergizi gratis yang digaungkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka tak hanya menyasar siswa di setiap sekolah. Di lingkup Kementerian Agama pun bakal mendata dengan menyasar kalangan santri di setiap pondok pesantren.
Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Cianjur KH Wahid Al Qudsy mengatakan, hingga kini belum ada pendataan kepada para santri untuk mendapatkan program makan siang gratis.
“Santri juga mendapatkan program makan bergizi gratis itu. Tetapi hingga kini belum ada pendataan untuk para santri yang nantinya sebagai penerima program tersebut,” kata KH Wahid Al Qudsy, Senin, 14 Oktober 2024.
Program makan bergizi gratis akan sangat membantu karena otomatis mengurangi beban harian pesantren. Minimalnya para santri bisa mendapatkan satu kali makan dalam sehari.
Apalagi Kabupaten Cianjur selama ini dikenal sebagai kota tatar santi karena terdapat banyak pondok pesantren.
“Anggota FKPP Kabupaten Cianjur saja berjumlah 450 pesantren. Di satu pesantren jumlah santrinya bervariatif. Ada yang jumlahnya 50 orang, 100 orang, 250 orang, sampai ada yang 1.000 orang,” pungkasnya. (bay)































































