CIANJUR – Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur diguncang gempa bumi sebanyak dua kali pada Kamis, 21 November 2024. Masyarakat pun sempat panik karena saat terjadi gempa tengah beraktivitas, seperti di SMAN 1 Cibeber.
Para pelajar dan guru berhamburan keluar saat terjadi guncangan gempa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari BMKG, gempa pertama terjadi pada pukul 08.17 WIB bermagnitudo 2,2. Pusat gempa berada di 6.96 LS-107.15 BT atau 15 kilometer Tenggara Kabupaten Cianjur.
Gempanya termasuk dangkal berkedalaman 5 kilometer.
Gempa kedua terjadi pada pukul 11.27 WIB dengan kekuatan lebih besar bermagnitudo 3,0. Episenter gempa berada di koordinat 7.01 LS-107.18 BT atau 22 kilometer dari Kabupaten Cianjur dengan pusat gempat di kedalaman 10 kilometer.
Dwi Azzahra, siswa SMAN 1 Cibeber, mengatakan getaran gempa dirasakan saat berlangsung jam pelajaran. Khawatir tertimpa material bangunan, siswa dan guru berhamburan keluar kelas dan gedung sekolah.
“Guncangan gempanya terasa kuat. Makanya para siswa langsung berhamburan keluar kelas karena takut. Kemudian cari area terbuka untuk menyelamatkan diri,” kata Dwi.
Pascagempa, Dwi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka. Pembelajaran pun dilanjutkan kembali. “Tapi setelah reda, langsung kembali ke kelas,” ujarnya.
Kepala BMKG Jabar Teguh Rahayu, mengatakan gempa tersebut merupakan dempa dangkal yang disebabkan aktivitas sesar aktif.
“Melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Gempa ini dirasakan di wilayah Kecamatan Cibeber Cianjur dan sekitarnya dengan skala intensitas II,” kata dia.
Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmanawijaya, mengaku langsung mengecek kondisi di lapangan pascagempa.
“Benar tadi terjadi dua kali gempa di. Kita sudah terjunkan tim. Untuk sementara belum ada laporan dampak kerusakan. Kami imbau masyarakat untuk tetap tenang, namun waspada. Apabila terjadi gempa segera mencari tempat aman,” tutup dia. (bay)































































