CIANJUR – Aksi tawuran warga terjadi di Kampung Cijati RT 02/07 Desa Sukasari Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, Minggu dinihari, 15 Desember 2024, sekitar pukul 03.00 WIB. Akibat kejadian itu, satu orang warga meninggal dunia dan tiga orang lainnya terluka parah kena sabetan senjata tajam.
Berdasarkan informasi, kejadian dipicu ide iseng. Kala itu, sekelompok warga Kampung Bojong RT 003/003 Desa Peuteuycondong Kecamatan Cibeber yakni MR, E, D, S, DE, dan SA tengah berkumpul di sebuah rumah kontrakan.
Mereka kemudian nongkrong di depan rumah HE.
Di tengah pembicaraan, tiba-tiba DE melontarkan ide melakukan tawuran dengan warga Kampung Cijati Desa Sukasari Kecamatan Cilaku.
“Kemudian, mereka berangkat bersama-sama menggunakan sepeda motor. Ada sekitar dua puluh orang,” kata Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto, Minggu, 15 Desember 2024.
Saat tiba di Kampung Cijati yang lokasinta berdekatan dengan rel kereta api, DE cs
melihat sejumlah warga membawa senjata tajam.
Bentrokan pun pecah. Rupanya, DE cs tak kuat menahan perlawanan dari warga yang diserangnya.
DE dan SA pun berniat kabut. Nahas, DE terkena sabetan senjata tajam pada bagian punggung sebelah kiri oleh warga yang diketahui beridentitas BO.
DE dan rekan-rekannya berhasil kembali ke kampung mereka. Namun mereka kembali lagi melakukan serangan balasan.
DE mengendarai sepeda motor
dengan membonceng HE yang merupakan ayahnya. Nahas, DE terjatuh dan terkena sabetan benda tajam.
Melihat anaknya terjatuh dan kena sabetan senjata tajam, HE kemudian menghampiri anaknya. DE berhasil mundur, tetapi HE dikeroyok massa menggunakan berbagai senjata tajam jenis golok, samurai, dan celurit.
HE mengalami luka serius. Dia mengalami luka bacok pada bagian kepala dan tubuhnya.
“Korban dalam keadaan tergeletak di pinggir jalan. Kemudian dibawa anggota polisi ke RSUD Sayang Cianjur. Namun nyawanya tak tertolong,” terang Tono.
Polisi menangkap dua orang tersangka yakni RN (20) dan MI (19). Tono mengaku sedang memburu pelaku lainnya.
“Kami sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Saat ini kami sedang mengejar pelaku lainnya,” pungkasnya. (bay)































































