CIANJUR – Program Desa Manjur menjadi unggulan bagi Bupati Cianjur Herman Suherman mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk menyalurkan bantuan. Program itu dilaksanakan dengan mengunjungi setiap desa sekaligus dibuka berbagai pelayanan umum.
Namun, tahun ini konsep Desa Manjur sedikit berubah. Polanya, Bupati bersama menyambangi rumah-rumah warga.
Kepala Bidang Penataan Desa dan Kerja Sama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Dendy Kristanto, menjelaskan secara subtansi tidak ada yang berubah karena pada prinsipnya program Desa Manjur itu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyalurkan bantuan. Tapi secara teknis, perubahannya hanya pelaksanaannya.
“Jadi, tahun ini konsep Desa Manjur dilaksanakan dengan cara door to door. Pak bupati menghampiri langsung ke rumah-rumah masyarakat sekaligus memberikan bantuan dari setiap OPD,” kata Dendy, Kamis, 1 Juli 2024.
Sedangkan pelaksanaan Desa Manjur sebelumnya dilakukan di satu titik. Kemudian masyarakat berkumpul, biasanya di lapangan ataupun aula desa sambil digelar berbagai pelayanan umum dan mendasar yang bisa diakses warga.
“Perubahan konsep itu tak lain untuk lebih mendekatkan antara pak bupati dengan masyarakat. Kalau sebelumnya kan lebih ke seremoni, sehingga chemistry yang terbangun kurang kuat. Sekarang lebih mendekatkan sehingga pak bupati bisa berkomunikasi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat,” pungkas Dendy. (bay)






























































