CIANJUR – Selama sepekan, Bupati Cianjur Muhammad Wahyu Ferdian mengikuti kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang. Kegiatan yang berlangsung selama 21-28 Februari itu diikuti para kepala daerah lain, baik gubernur maupun bupati dan wali kota pascapelantikan pada 20 Februari 2025.
Selama mengikuti retret, banyak hal yang diperoleh Wahyu untuk diterapkan di Kabupaten Cianjur. Satu di antaranya upaya mengatasi masalah pengangguran.
Dia menyebut, angka pengangguran sampai saat ini menjadi permasalahan yang perlu ditindaklanjuti dengan serius. Wahyu menuturkan, pada retret, juga dibahas berbagai strategi ke depan bagaimana Pemkab Cianjur dapat berperan mengatasi pengangguran agar tingkat kemiskinan dapat ditekan.
“Kami akan melakukan beberapa hal terkait permasalahan yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Pertama tingginya tingkat pengangguran dan oleh-olehnya kita diberikan strategi-strategi untuk pengentasan pengangguran,” kata Wahyu kepada wartawan usai memimpin apel perdana di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Cianjur, Senin, 3 Maret 2025.
Salah satu strategi yang akan dilakukan sebagai solusi mengatasi pengangguran berupa pelatihan kerja bagi masyarakat.
“Insyaallah akan kami lakukan di 100 hari pertama kerja Bupati dan Wakil Bupati Cianjur dengan membuka Balai Latihan Kerja dan juga Mall Pelayanan Publik,” ujarnya.
Wakil Bupati Cianjur Ramzi Geys Thebe mendukung berbagai langkah strategi untuk kemajuan Kabupaten Cianjur. Seperti yang diungkapkan Bupati Cianjur pada kegiatan apel perdana di lingkup Setda Kabupaten Cianjur.
“Pak Bupati menyampaikan hal-hal baik. bismillah ini waktunya bekerja, kita samakan visi misi. Semangat baru dan apa yang diperintahkan Pak Bupati kita jalankan,” pungkasnya. (bay)































































